Untuk huruf U yang selalu ada disetiap doa-doaku.
Aku tau kita tak lagi bicara,
Kita tak lagi bertegur sapa,
Kita terhalang oleh jarak berpuluh puluh kilometer jauhnya.
Ketahuilah,
"Hari ini aku merindukanmu, sangat, sangat merindukanmu. Entah sejak kamu jadi sahabat atau musuhku dulu, aku tetap merindukanmu. Meskipun kamu tak lagi tampak dipelupuk mataku. Meskipun kita tinggal di bumi yang sama, masih dibawah langit yang sama, aku tetap merindukanmu."
Aku akan terus seperti ini,
Sama seperti 10 tahun yang lalu, aku tetap sama.
Teruntuk sahabat terbaikku,
Maaf untuk semua yang aku perbuat, maaf untuk kekacauan yang aku perbuat, maaf karena membuat semuanya salah paham dengan ini, maaf karena aku belum bisa menghapus rasaku sejak 7tahun yang lalu sampai hari ini. Maaf :(
Terimakasih untuk 13tahun ini, kamu selalu jadi sahabat yang baik, selalu ada saat aku butuh. Aku yang salah kok, iya aku yang salah :( harusnya rasa ini tidak pernah ada.
Teruntuk Allah yang selalu ada didalam doaku,
Bantu aku menghapus namanya ya Rabb, aku tau dia bukan untukku. Aku tau Engkau yang menguasai hatiku ya Rabb....
ubahlah hatiku,
karena aku telah lelah untuk berpura pura tegar, aku lelah membohongi hatiku sendiri ya Rabb.
Aku tau Engkau mendengarku, ku mohon ya Rabb...
Sebenarnya aku tidak ingin mengeluh, tapi tidakkah cukup? dalam 7 tahun ini aku diabaikan :(
Tidakkah Engkau menyayangiku :( dan mengasihaniku ya Rabb :(
