Jika SMS kita tidak dibalas-balas oleh seseorang
Maka jangan menangis, Dek
Boleh jadi seseorang itu simpel tidak dapat sinyal
Atau mungkin kehabisan pulsa
Tidak perlu gundah gulana
Berprasangka yang aneh-aneh
Jika mention kita tidak dibalas-balas oleh seseorang
Maka jangan galau sepanjang malam, Dek
Boleh jadi seseorang itu sedang tidak online
Pun kalaupun ternyata dia sudah update sesuatu baru
Sudah asyik ber-hai dengan orang2 lain
Boleh jadi mention kita tidak terbaca, keselip saja
Tidak perlu sesak nungguin tidak bisa tidur
Duh, perasaan memang perasaan
Kadang menelikung kita sendiri
Hingga susah bergerak, tidak nyaman, membuat pusing
Apakah dia? Mungkinkah begitu? Dan sejuta duga-duga.
Ketahuilah
Akar dari seluruh perasaan sejatinya adalah menunggu
Mahkota dari segenap perasaan adalah melepaskan
Ketika kita justeru siap dengan apapun resikonya
Maka, jika komen kita tidak terbalas
Jangan sedih berkepanjangan
Karena boleh jadi, orang yang kita tunggu
Justeru sedang tidur tidak tahu apapun
Untuk kemudian bangun, juga tidak mengerti apapun
Karena toh, bukankah kita hanya komen: "fotonya keren"
Dan itu hanya satu diantara seratus komen serupa
Dari orang-orang lainnya.
Kamis, 28 November 2013
Sabtu, 23 November 2013
Surat kecil untuk orang tua terhebat yang ku punya :)
Untuk laki laki dan perempuan yang rela mengorbankan segalanya untukku "Bapak, Ibu"
Bapak, aku tidak tau bagaimana harus ku ungkapkan perasaan ini. Aku sayang bapak. Sebagaimana engkau selalu mengasihiku dari aku kecil hingga saat ini.
Pak, terima kasih untuk segalanya, terima kasih karena bapak selalu mengantar jemputku. Terimakasih karena bapak selalu menjadi pelindung yang baik untukku.
Sejak kecil aku selalu kagum padamu, saat aku tau jika bapakku resign dari jabatannya di Pabrik Gula karena ia dipaksa untuk mengkorupsi uang pabrik tersebut. Bapak selalu takut memberi keluarganya nafkah yang tidak halal. Aku tau ia selalu berkata jujur, ia sederhana, pekerja keras, dan satu lagi " ia akan melakukan apapun yang terbaik untuk anaknya"
Bapak, entah kenapa, aku selalu tenang saat di dekatmu. Aku selalu merasa nyaman. Engkau selalu menjadi tempatku menumpahkan keluh kesahku. Engkau selalu menghiburku saat hatiku kacau. Engkau yang selalu menyayangiku sampai akhir, meskipun kau tau, aku telah melakukan kesalahan.
Aku mempunyai seorang ibu yang juara satu, bagiku dia adalah ibu terhebat *ya iyalah secara ibuku :)
Ibuku adalah seorang koki yang handal, seorang pemanajemen yang handal, seorang perencana yang baik, seorang pendidik yang baik dan seorang yang membawaku ke dunia yang indah sekaligus menakutkan ini.
Bapak, aku tidak tau bagaimana harus ku ungkapkan perasaan ini. Aku sayang bapak. Sebagaimana engkau selalu mengasihiku dari aku kecil hingga saat ini.
Pak, terima kasih untuk segalanya, terima kasih karena bapak selalu mengantar jemputku. Terimakasih karena bapak selalu menjadi pelindung yang baik untukku.
Sejak kecil aku selalu kagum padamu, saat aku tau jika bapakku resign dari jabatannya di Pabrik Gula karena ia dipaksa untuk mengkorupsi uang pabrik tersebut. Bapak selalu takut memberi keluarganya nafkah yang tidak halal. Aku tau ia selalu berkata jujur, ia sederhana, pekerja keras, dan satu lagi " ia akan melakukan apapun yang terbaik untuk anaknya"
Bapak, entah kenapa, aku selalu tenang saat di dekatmu. Aku selalu merasa nyaman. Engkau selalu menjadi tempatku menumpahkan keluh kesahku. Engkau selalu menghiburku saat hatiku kacau. Engkau yang selalu menyayangiku sampai akhir, meskipun kau tau, aku telah melakukan kesalahan.
Aku mempunyai seorang ibu yang juara satu, bagiku dia adalah ibu terhebat *ya iyalah secara ibuku :)
Ibuku adalah seorang koki yang handal, seorang pemanajemen yang handal, seorang perencana yang baik, seorang pendidik yang baik dan seorang yang membawaku ke dunia yang indah sekaligus menakutkan ini.
Langganan:
Komentar (Atom)